Tuesday, 15 July 2014

'Ayam Kampus', Gundik Terdidik

Fenomena pergundikan di Indonesia sudah ada sejak zaman kolonial Belanda.  Hal itu muncul karena kebanyakan laki-laki eropa yang datang ke Indonesia pada waktu itu tidak membawa serta istrinya.  Pergundikan mulai surut pada saat Jepang masuk ke Indonesia. Namun fenomena pergundikan tidak lantas hilang begitu saja, pada masa sekarang masih banyak ditemui praktek pergundikan di Indonesia seperti adanya kumpul kebo, kawin kontrak, istri simpanan, Ayam Kampus dan praktek prostitusi lainnya.
 
Paktek prostitusi pada masa kini memiliki bentuk yang beragam, bukan hanya prostitusi terbuka seperti Gang Dolly atau Pasar Kembang, namun banyak juga yang beroperasi di salon-salon atau bahkan mangkal di pinggir jalan. Namun fenomena yang sekarang muncul adalah menjadi panggilan Om-om, praktek seperti ini biasanya dilakukan oleh para ABG termasuk juga mahasiswi yang lebih dikenal sebagai “Ayam Kampus”. Ironisnya penghasilan yang didapatkan ABG yang menjadi peliharaan OM-om sangat besar, hal ini menjadi salah satu alasan mengapa praktek ini terus ada bahkan makin berkembang.
 
Fenomena semacam ini mengingatkan kita pada fenomena prostitusi pada masa kolonial Belanda dulu, pergudikan menjadi salah satu prostitusi yang berkembang pada masa kolonial. Seorang Belanda biasa memelihara wanita sebagai alat untuk menyalurkan hasrat biologisnya, meskipun sangwanita ditempatkan serumah dengan si tuan namun tetap saja sang wanita tidak di nikahi. Pada masa kolonial kedudukan gundik dalam bidang ekonomi memiliki derajat yag lebih tinggi dibandingkan dengan wanita pribumi lainnya, namun dari segi psikologis dan moralitas mereka hanya dianggap sebagai wanita rendahan oleh masyarakat lainnya. Hal itu juga tidak jauh beda dengan masa sekarang, mereka yang berprofesi sebagi pekerja seksual juga akan dipandang sebelah mata oleh masyarakat di lingkungannya.
 
Kebanyakan faktor ekonomi menjadi latar belakang seseorang akhirnya memutuskan untuk menjadi pekerja seksual. Latar belakang tersebut tidak jauh beda dengan para Nyai yang rela menjadi gundik laki-laki Eropa pada masa kolonial. Pada masa itu mereka rela menjadi gundik juga karena kondisi ekonomi Indonesia yang sangat memprihatinkan apalagi Indonesia pada saat itu dibawah pemerintah kolonial Belanda yang berlaku sewenang-wenang sehingga mnyengsarakan rakyat. Namun pada masa sekarang faktor ekonomi tidak menjadi alasan satu-satunya, meskipun banyak diantara mereka yang mengaku terpaksa menjadi pekerja seksual karena tekanan ekonomi. Terkadang mereka rela menjadi pekerja seksual atau Ayam Kampus hanya karena untuk memenuhi gaya hidup, atau dengan kata lain agar bisa mempunyai segala barang yang branded dan up to date. Terkadang ada juga yang rela  menjadi ayam kampus hanya karena tidak mampu menahan desakan biologisnya.

RELEVANSI ANTARA LIBERALISME DENGAN BUDAYA DEMOKRASI


Ilmu hubungan internasional merupakan subjek akademis dalam memperhatikan hubungan politik antar negara, dimana selain negara ada juga pelaku internasional, transnasional atau supranasional lainnya seperti organisasi nasional. Ada empat tradisi teoritis penting dalam HI yaitu realisme, liberalisme, masyarakat internasional, dan EPI. Hubungan Internasional yang muncul sebagai salah satu subyek akademik yang relatif masih muda, lahir dengan adanya perdebatan-perdebatan antar teoritisi-teoritisi HI yang ada. Pemikiran HI dipengaruhi oleh subjek-subjek akademik lainya, seperti filsafat, sejarah hukum, sosiologi, atau ekonomi. 
 
Munculnya keinginan memasukkan studi Hubungan Internasional dalam kurikulum yang berdiri sendiri karena ingin memahami sebab-sebab terjadinya konflik, akibat yang ditimbulkan dan untuk membentuk keadaan dunia yang lebih aman dan damai. Banyak terjadi perdebatan sejak hubungan internasional menjadi subjek akademik pada Perang Dunia I antara Liberalisme Utopia dan Realisme. Perdebatan yang kedua terjadi antara pendekatan Tradisional dan Behaviouralisme. Setelah itu, Neorealisme / Neoliberalisme dan Neomarxisme. Disusul dengan Perdebatan antara tradisi yang telah mapan dan alternatif-alternatif kaum pasca positivisme ( perdebatan sekarang ini ).
 
Liberalisme Utopian : Studi Awal HI
Muncul disiplin baru HI sangat dipengaruhi oleh pemikiran – pemikiran liberal. HI akademik berkembang  pertama kali dan sangat kuat di dua negara demokratis liberal terkemuka, AS dan Inggris. Para pemikir liberal memiliki gagasan dan keyakinan tentang bagaimana menghindari bencana besar di masa depan yaitu dengan mereformasi sistem internasional, dan juga mereformasi struktur – struktur domestik negara – negara otokratis.




Realisme dan Krisis 20 tahun
realisme menekankan pada perjuangan politik yang dipengaruhi oleh human selfishness (‘egoism’) dan tidak adanya pemerintahan internasional (‘anarchy’)  sehingga dibutuhkan kekuatan dalam kehidupan politik yang berupa power dan security. Bagi kaum realis klasik, negara-negara merdeka dalam sistem internasional yang anarki adalah bentuk permanen hubungan internasional. Banyak kaum liberal mengakui bahwa realisme adalah petunjuk yang lebih baik bagi HI di tahun 1930an dan 1940an. Kaum liberal menolak pemikiran kaum realis yang sangat pesimis bahwa manusia “benar-benar buruk”(Wright 1991:25)
 
Aliran Behavioralisme dalam HI
Behavioralisme lebih tertarik terhadap fakta yang dapat diamati dan data yang dapat diukur agar mendapatkan pola perilaku yang berulang, ‘hukum-hukum’ hubungan internasional. Yang membedakan behavioralisme dengan pendekatan tradisional adalah pendekatan tradisional lebih kepada pendekatan yang menyeluruh yang menerima kompleksitas dunia manusia, melihat hubungan internasional sebagai bagian dari dunia manusia, dan berupaya memahaminya dalam cara kemanusiaan dengan mendapatkan dari dalamnya. Dibandingkan dengan pendekatan tradisional, behavioralisme melakukan sesuatu yang lebih abadi dampaknya hal dalam HI.
 
Neoliberalisme: Institusi-Institusi Dan Interdependensi
            Kaum neoliberal menerima dan menggunakan ide-ide kaum liberal lama tentang kemungkinan kemajuan dan perubahan, tetapi kaum neoliberalisme menolak idealisme. Teori kaum neoliberal lainnya mempelajari bagaimana integrasi menghidupi dirinya sendiri (kerjasama disuatu wilayah transaksi membuka jalan bagi kerjasama di wilayah lainnya). Hal tersebut memberikan dasar bagi liberalisme sosiologis, yang merupakan aliran neoliberal yang menekankan dampak dari perluasan aktifitas lintas batas. Di tahun 1970-an Robert Keohane dan Joseph Nye mengembangkan pemikiran lebih jauh. Mereka berpendapat bahwa hubungan negara barat dicorakkan interdependensi kompeks (Complex interdependence).

Neoliberalisme : Bopolaritas dan Konfrontasi
            Sistem internasional yang muncul setelah Perang Dunia Kedua di dominasi oleh dua superpower Amerika Serikat dan Uni Soviet yaitu sistem bopolar. Kehancuran Uni Soviet mengakibatkan suatu sistem yang berbeda dengan beberapa negara berkekuatan besar tetapi dengan Amerika serikat sebagai kekuatan yang paling dominan dalam sistem tersebut: yaitu bergerak menuju sistem multi polar, pada tahun 1993 Waltz pernah mengemukakan “teori perimbangan kekuatan menyababkan seseorang memprediksi bahwa negara lain akan mencoba menggiring kekuatan Amerika menjadi seimbang”.
 
Masyarakat Internasional: aliran inggris
            Teoritisi masyarakat internasional menegaskan kaum realis benar dalam menilai pentingnya kekuatan dan kepentingan nasional, tetapi jika di tarik  kesimpulan logisnya, negara-negara akan selalu di penuhi dengan permainan keras dari power pilitics. Masyarakat internasional merupakan suatu pendekatan yang menceritakan kita sesuatu mengenai dunia negara-negara berdaulat dimana baik kekuatan maupun hukum keduanya hadir. Sistem PBB menunjukan bagaimana kekuatan dan hukum terus menerus hadir dalam masyarakat internasional. Dalam perkembanganya saat ini,  PBB belum dapat menyelesaikan konflik antara negara Israel dengan Palestina. PBB cenderung lebih memihak israel yang nyata-nyata didukung oleh AS. Hal ini merupakan fenomena yang memperlihatkan kinerja PBB yang belum berdiri sendiri dalam mengakomodir kepentingan nasional. Seharusnya PBB memperbaiki kinerjanya jika tidak ingin dibubarkan seperti halnya Liga Bangsa-Bangsa.
 
Ekonomi Politik Internasional (EPI)
EPI pada dasarnya membahas tentang siapa mendapatkan apa dalam sistem ekonomi dan politik internasional. Ada tiga isu EPI yang penting dan berkaitan dalam beberapa tahun belakangan ini yaitu globalisasi ekonomi, siapa yang menang dan siapa yang kalah dalam proses globalisasi ekonomi, bagimana kita seharusnya memandang relatif pentingnya politik dan ekonomi. Tetapi baik tradisi kaum realis maupun kaum liberalis memiliki pandangan spesifik pada EPI, dan pandangan tersebut diserang oleh neo-Marxisme. Dan tiga perspektif tersebut semuanya berada dalam ketidaksepakatan yang agak tajam satu sama lain: mereka secara mendasar mengambil pandangan ekonomi politik internasional yang berbeda baik dalam hal konsep - konsep maupun nilai- nilai.
 
Aliran penentang : pendekatan alternatif pada HI
Semakin meningkat jumlah penstudi HI yang menunjukkan ketidakpuasan dengan pendekatan perang dingin yang dominan dalam HI: neoralisme Kenneth Waltz. Banyak penstudi HI sekarang mengambil isu yang dinyatakan waltz bahwa dunia hubungan internasional yang kompleks dapat ditekan ke dalam sejumlah pernyataan serupa hukum (law-like). Dengan demikian, mereka memperkuat kritik kaum anti behavioralis yang pertama kali ditempatkan teoritis masyarakat internasional seperti Hadley Bull (1969). Singkatnya banyak penstudi berpandapat bahwa perdebatan HI keempat telah terbuka lebar di tahun 1990-an diantara tradisi-tradisi yang telah mapan disatu sisi dengan aliran-aliran baru ini di sisi lain. 

Kesimpulan
Saat ini, tak ada satupun pendekatan teoritis yang benar-benar mencakup keseluruhan HI. Tradisi teoritis utama dan pendekatan-pendekatan alternatif yang telah diuraikan, semuanya dijalankan secara aktif dalam disiplin ilmu sekarang. Situasi itu mencerminkan perlunya pendekatan-pendekatan yang berbeda untuk menangkap aspek-aspek yang berbeda dari kenyataan kontemporer dan sejarah yang sangat rumit. Politik dunia tidak didominasi oleh satu isu atau konflik tunggal. Sebaliknya, ia dibentuk dan dipengaruhi oleh banyak isu dan konflik yang berbeda. Situasi kaum pluralis dalam keilmuan HI juga mencerminkan pilihan-pilihan pribadi dari para penstudi yang berbeda.

Saturday, 12 July 2014

Percuma Ngomel ke Pria, Mereka Cenderung Mengabaikannya

Kami yakin, Anda pernah ngomel ke pria. Entah itu suami, pacar, adik atau teman Anda. Saat wanita sedang kesal, kecewa, marah, kita cenderung mengomel panjang lebar. Jika lawan bicara Anda sama-sama wanita, Anda akan mendapat perhatian dan semua omelan Anda akan masuk ke dalam ingatan mereka. Namun jika lawan bicara Anda pria, kemungkinan mereka akan mengabaikan omelan Anda.

Omelan Anda Akan Dianggap Suara Radio Rusak

"Kamu gimana sih? Kan aku sudah bilang jemput jam empat, ini udah hampir jam lima kamu baru datang. Bisa dimarahin lagi nih sama bu Hesty, kamu sih nonton sepak bola terus, begadang setiap hari bla bla bla.."

Percayalah, pria tidak akan memahami apa  yang sedang Anda katakan. Mungkin mereka akan minta maaf karena terlambat datang, namun selebihnya, mereka tidak akan memahami omelan Anda. Bahkan, mereka tidak akan mendengarkan omelan panjang lebar itu sejak awal.

Pria Mengabaikan Karena Mereka Merasa Tertekan

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Southern California menemukan bahwa pria memang akan mengabaikan wanita yang sedang kesal. Saat mereka sadar lawan bicaranya dalam kondisi bad mood dan emosi, pria akan langsung berada di bawah tekanan dan stres. Akibatnya, mereka akan langsung menarik diri bahkan meninggalkan (sementara) wanita yang sedang kesal ini.

Ketika situasi sudah membaik dan si pria yakin Anda tidak akan mengomel panjang lebar, mereka akan kembali menghampiri Anda. Intinya, semakin emosi seorang wanita, semakin mungkin si pria kabur sementara waktu ketimbang mendengarkan omelan wanita. Berbeda dengan wanita yang cenderung simpati mendengar omelan wanita lain, pria justru akan pergi sejauh yang mereka bisa.

Jadi jangan heran jika pria yang Anda kenal tampak ogah-ogahan mendengarkan omelan Anda atau kabur. Jangan heran juga jika mereka lupa dengan tugas-tugas yang pernah Anda perintahkan secara verbal, biasanya pria akan menganggap rentetan tugas yang diucapkan langsung sebagai omelan juga.

Lalu bagaimana cara membuat pria mau mendengarkan kekesalan, kekecewaan dan perintah dari Anda. Jangan perlihatkan wajah kesal Anda. Semakin baik penyampaian Anda, semakin baik pula pria akan mendengarkan.

Woman - Hati-Hati Diskon Lebaran, Wanita Cenderung Boros Saat Puasa dan Lapar

Menjelang Lebaran, diskon di mana-mana. Sudah jadi rahasia umum bahwa banyak departemen store atau toko memberikan banyak diskon dan penawaran spesial  menjelang hari raya. Penawaran ini macam-macam, mulai dari wadah kue, pakaian, hingga produk elektronik. Saat berbelanja dalam keadaan lapar karena melakukan ibadah puasa, berhati-hatilah, karena wanita cenderung boros dan 'kalap' berbelanja dalam kondisi perut lapar.

Dilansir oleh huffingtonpost.com, sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita yang berbelanja dalam perut lapar akan lebih mudah mengeluarkan uang dan berbelanja barang-barang yang sebenarnya tidak dia butuhkan. Cornell University menunjukkan hasil pada beberapa relawan bahwa semakin lapar seseorang, maka semakin mungkin dia lebih boros dibanding mereka yang berbelanja saat perut kenyang.

"Seseorang harus lebih berhati-hati memilih barang belanjaan ketika perut dalam kondisi lapar, karena ketika lapar, seseorang sering membuat pilihan yang ceroboh dan membeli barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan," ujar salah satu peneliti.

Penyebab hal ini adalah saat lapar, tubuh Anda diibaratkan berubah menjadi pemburu yang akan mengambil apa saja di depan mata. Contoh  mudahnya saat Anda puasa dan lapar di siang hari, Anda akan membeli kue ini, makanan ini dan itu, tapi saat berbuka puasa, mayoritas kue-kue itu tidak akan Anda makan. Anda membeli hanya sebagai pelampiasan hasrat lapar saja. Hal yang sama terjadi saat Anda membeli baju dan barang lain yang hanya hasrat sesaat ketika lapar.

Tips Agar Tidak Boros Dan Tidak Kalap Saat Belanja
    

Buatlah daftar barang apa yang Anda butuhkan. Sehingga Anda tidak akan tergoda membeli barang yang tidak diperlukan.
    
Jangan tergoda dengan barang diskon, jika Anda hanya butuh membeli 1 baju, maka belilah itu saja. Kadang ada promo beli 2 gratis 1, kelihatannya lebih murah, tapi pada akhirnya Anda membuang lebih banyak uang dibandingkan hanya membeli 1 baju.

Setelah membaca artikel ini, semoga Anda bisa mengerem kegilaan saat belanja. Ingatlah bahwa Lebaran adalah tentang kesederhanaan, bukan seberapa banyak barang yang Anda

Curhatan Seorang Ibu: Tolong, Putri Kecilku Kecanduan Selfie!

Selfie, tren foto ini memang bagaikan virus dengn dengan cepat menyebar di seluruh dunia. Sama seperti virus, rupanya tren selfie pun dapat menjangkiti orang-orang hingga menimbulkan kecanduan yang dianggap mengkhawatirkan, khususnya dalam segi kecanduan terhadap gadget. Sebuah curahan hati diceritakan oleh seorang ibu bernama Caroline Day tentang putrinya, Ava, yang berusia 10 tahun dan mengalami kecanduan selfie berat. Tak ingin hal serupa terjadi pada anak-anak lain, berikut penuturan Caroline seperti yang dilansir oleh dailymail.co.uk.

Hari itu, saya memutuskan untuk pergi ke salon bersama putri kecil saya, Ava. Di salon, saya membayangkan kami mengobrol bersama sementara penata rambut melakukan perawatan kepada kami berdua. Tetapi apa yang saya alami justru berbeda.

Tidak ada canda tawa ataupun obroal bersama putri saya. Ia sibuk dengan kamera handphonenya. Saya membayangkan ia bakal mengabadikan fotonya bersama saya, tetapi hal itu juga tidak terjadi. Ada sekitar 46 foto dalam berbagai pose dirinya sendiri atau orang-orang menyebutnya: selfie.


"Untuk apa kamu mengambil begitu banyak foto, Ava?" tanya saya terheran-heran.
"Oh, ini menyenangkan sekali, Ma. Selain itu, semua orang melakukannya," jawab putriku.

Jawaban ini menyadarkan saya bahwa putri saya sangat mungkin mengalami kecanduan gadget dan kecanduan selfie. Ada banyak artis-artis, seperti Miley Cyrus, Beyonce, Kim Kardashian yang melakukan hal serupa dalam setiap kegiatan yang mereka jalani. Foto-foto tersebut kemudian dibagikan melalui jejaring sosial. Ava sangat mengidolakan mereka dan tampaknya sering melihat foto-foto selfie artis favoritnya tersebut.


Hal ini benar-benar merisaukan saya. Pada Natal tahun lalu, Ava mengambil foto dirinya dalam jumlah yang sangat banyak. Akibatnya, kami sering kehilangan momen penting bersamanya karena ia sibuk dengan dirinya sendiri dan foto-foto itu. Itu sangat membuat saya kesal sekaligus sedih.


Saat ia berada di dalam kamar dengan komputer dan gadgetnya, ia melakukannya lagi. Berfoto-foto tiada henti hingga dalam 2 bulan ia telah membuat 143 selfie. Saya ingin Ava menjadi lebih produktif seperti layaknya anak seusianya, bermain ke luar rumah, menggambar atau mengajak anjingnya berjalan-jalan. Tetapi kehidupannya kini direnggut akibat kecanduan selfie yang menjangkitinya.


Jika Anda mengalami seperti kisah di atas, berikut ini ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk putra-putri Anda:


  • Batasi penggunaan gadget dalam sehari, misalnya hanya 1 jam setelah makan malam atau 1 jam setelah mengerjakan PR
  • Atur privacy setting akun jejaring sosial anak, agar tidak terjadi pengunggahan dan penyalahgunaan akun yang membahayakan anak.
  • Ajak anak untuk lebih banyak melibatkan diri dalam kegiatan sosial yang meminimalisir rasa kesepian. Rasa kesepian dapat mengarahkan anak untuk kembali mencari gadget dan bermain-main dengannya.
  • Jika sang anak mulai menunjukkan perilaku kecanduan, sebaiknya kunjungi psikolog agar menemukan penanganan yang tepat.

Anak-anak dengan mudah dapat menyerap apapun yang ia lihat dari lingkungan sekitarnya. Keberadaan gadget dan perilaku penggunaannya selayaknya dijaga dan dipantau sebaik-baiknya oleh orang tua agar anak tak sekedar meniru tetapi memahami batasan dan manfaatnya. Semoga kisah ini tidak terulang lagi ya, Ladies.

Relationship - 9 Kata yang Sering Digunakan oleh Orang yang Kurang Percaya Diri

Kata-kata yang digunakan seseorang bisa menunjukkan tidak hanya kepribadian orang tersebut tetapi juga tingkat kepercayaan dirinya. Ada 9 kata yang sering digunakan oleh orang yang kurang percaya diri. Apa sajakah kata-kata itu? Check this one!
    

"Mungkin"
   
 Apakah Anda sering menggunakan kata "mungkin" ketika menyanggupi sesuatu? Berhati-hatilah karena kata itu bisa memperlihatkan bahwa diri Anda sebenernya bukan orang yang percaya diri. Saat ada seseorang yang mengatakan "mungkin" saat Anda memberinya sebuah tanggung jawab untuk diselesaikan, Anda mungkin harus berpikir dua kali untuk memberinya tanggung jawab tersebut.

 "Tidak Akan"
    
Kata "tidak akan" ini bisa memperlihatkan bahwa diri Anda orang yang plin-plan. Jika Anda misalnya tidak bisa menghadiri sebuah acara, katakan dengan pasti Anda pasti hadir atau tidak hadir.
   
 "Biasanya"
   
 Kata "biasanya" ini adalah salah satu kata aman yang dipilih untuk menjawab sesuatu sekaligus kata yang menunjukkan keraguan.
    
"Curiga"
    
Jika Anda tak ingin dicap sebagai orang yang kurang percaya diri, sebisa mungkin hindari kata "curiga". Ketika ada masalah, beberkan fakta dan informasi yang aktual, bukan sekadar asumsi.
    
"Tidak Mungkin"
    
Kata ini pastinya sudah jelas. Saat berkata "tidak mungkin", Anda menunjukkan bahwa diri Anda tidak memiliki optimisme.   

 "Cemas"
Ketika Anda merasa cemas terhadap sesuatu, cobalah untuk tidak sekadar mengatakan bahwa Anda cemas terhadap sesuatu. Tapi usahakan untuk memberikan solusi atau jalan keluar yang mungkin ada dari rasa cemas Anda.
  
"Butuh"
Untuk memperlihatkan pada orang lain bahwa Anda adalah orang yang percaya diri, usahakan untuk mengatakan semua perintah dengan jelas tidak sekadar, "Saya butuh ini dan itu."
   
 "Ragu-Ragu"
Terlalu sering ragu-ragu terhadap sesuatu menunjukkan bahwa Anda tidak percaya diri untuk mengambil sikap atau tindakan.

 "Sepertinya"
  
 Saat Anda sedang dalam rapat atau urusan bisnis untuk memutuskan sesuatu, hindari penggunaan kata "sepertinya". Kata ini akan membuat orang yang mendengar jadi ragu-ragu dengan usulan atau masukan Anda.

Ladies, apakah Anda punya pendapat lain tentang hal ini? Kira-kira hal apa saja yang bisa memperlihatkan tingkat kepercayaan diri seseorang?

Relationship - Kini Anda Bisa Melihat Karakter Seksual Dari Wajah Pasangan

Seluruh bagian tubuh dan jiwa kita adalah sistem yang kompleks, namun terikat satu dengan yang lainnya. Selain kepribadian yang bisa diintip dari fitur wajah yang kita miliki, bakat seksual juga bisa kita lihat dari apa yang ada pada wajah.
 
Bila Anda ingin mencoba memuaskan suami atau membaca karakter seksual Anda sendiri, coba perhatikan wajah Anda. Alis, mata, bibir dan sebagainya bisa menunjukkan karakter seksual yang Anda atau suami Anda miliki.

Now let's see. Bagaimana karakter seksual berdasarkan..
  • Mata dan Alis

    Warna mata yang cerah menggambarkan orang yang mudah mencapai kepuasan di ranjang. Tapi, tipikal warna mata ini juga mudah mencintai dan meninggalkan momen seksualnya. Di lain pihak, mata yang gelap dan dalam memiliki karakter suka dengan seks yang bervariasi dan senang akan hubungan seks yang intens.
    Bagaimana dengan alis? Sekumpulan rambut di atas mata ini sepertinya bisa menunjukkan gairah pada seseorang. Alis kecil dan terpenggal konon menunjukkan ketertarikan yang sangat rendah pada seks. Sementara mereka yang beralis tebal cenderung punya kecenderungan seks yang bahkan kadang berlebihan.
  • Hidung

    Jangan sedih kalau Anda disebut punya hidung pesek, orang yang punya hidung pesek itu malah menyukai hal romantis dan tradisional. So, do the traditional sex move. Dan mereka termasuk tipe yang setia dengan partner seksualnya karena bukan merupakan petualang seksual dalam hidupnya.
    Seseorang yang punya jenis hidung bergelombang atau banyak lekuknya, konon bukanlah sosok yang fantastis dalam hal bercinta. You can do it, but not that suprisingly amazing.
  • Kerutan di Wajah

    Kerutan di wajah juga bisa memperlihatkan karakter seksual pasangan. mereka yang punya kerutan di bawah hidung adalah pemikir tentang seks di sepanjang waktu yang memungkinkan. Di lain pihak, punya garis halus di bawah mata juga menunjukkan bahwa mereka memiliki gairah seksual yang besar. Well, sounds hot right?
  • Bentuk Mulut

    Orang yang memiliki bentuk mulut kecil atau mungil adalah tipikal yang cepat mengalami orgasme. Di sisi lain, bibir yang tebal adalah milik serang good kisser dengan sinyal seks yang dominan. Bibir yang penuh di bagian bawah menunjukkan sosok petualang sensual yang matanya suka 'ke mana-mana'. Iiihh..
Nah, itulah beberapa cara mengenali karakter seksual pasangan Anda. Atau mungkin, mengetahui karakter seksual Anda sendiri. A good start to find good partner atau untuk membuat suami makin tergila-gila pada Anda.